Langsung ke konten utama

Tentang Saya Hari Ini (Menulis Bersama Murid-murid)


Tiba-tiba saya menjadi orang yang paling melankolis hari ini. Sakit kurang dari seminggu agaknya banyak mengubah mood saya. Ah, entahlah. Banyak yang mengatakan paling nikmat itu adalah menjadi diri sendiri. Tapi terkadang begitu banyak muncul makhluk-makhluk lain yang berbicara di kepala saya, mendadak saya ingin berganti wujud menjadi pribadi lain yang bukan diri saya.
Terdengar menarik bukan? Tentu saja menarik andai kalian tahu bagaimana caranya. Paling tidak, tahu apa yang harus dilakukan tanpa dipandang gila oleh orang lain. Kubaeri tahu sedikit caranya. Diam saja, jangan beritahu mereka kalau kalian sedang berubah menjadi sosok orang lain. Mulailah menyalakan  komputer atau mengambil pena dan kertas. Menulislah.
Biarkan imajinasi lepas bebas walau sejenak, nikmatlah. Maka petualangan akan segera dimulai. Siapa, di mana, sedang apa dan bagaimana. Semuanya akan terjadi di hamparan selembar kertas.  
Banyak kisah yang akan terjadi dan semuanya atas kehendak saya. Saya juga akan menciptakan teman-teman rekaan saya sendiri. Di mana fisik, sifat, kebiasaannya adalah menurut dengan apa yang saya tuliskan. Keasyikan yang tak semua orang bisa menikmatinya, bukan?
Nah, di saat seperti itulah saya mulai menulis dan mengeluarkan bongkahan-bongkahan ide-ide yang seperti yerk merambati otak saya. Jadi, hari ini, tanpa tahu harus berbuat apa, melihat kantung-kantung mata murid-murid saya yang mengiba-iba minta dijatahi tidur siang, saya menyetel Winamp yang sudah saya penuhi lagu-lagu lawas dengan pilihan instrumen lembut  (sebab kebiasaan saya, menulis dengan latar musik nge-beat justru akan membuyarkan ide saya), saya suruh mereka menulis tentang diri mereka sendiri dan tentang hal apa saja yang paling dekat dengan mereka.

Komentar

  1. Yuk Merapat Best Betting Online Hanya Di AREATOTO
    Dalam 1 Userid Dapat Bermain Semua Permainan
    Yang Ada :
    TARUHAN BOLA - LIVE CASINO - SABUNG AYAM - TOGEL ONLINE ( Tanpa Batas Invest )
    Sekedar Nonton Bola ,
    Jika Tidak Pasang Taruhan , Mana Seru , Pasangkan Taruhan Anda Di areatoto
    Minimal Deposit Rp 20.000 Dan Withdraw Rp.50.000
    Proses Deposit Dan Withdraw ( EXPRES ) Super Cepat
    Anda Akan Di Layani Dengan Customer Service Yang Ramah
    Website Online 24Jam/Setiap Hariny

    BalasHapus

Posting Komentar

Postingan populer dari blog ini

Gadis Uap Kopi

Kau seperti kepulan asap kopi pagi yang hadir sejenak dan berlalu pergi meninggalkan berjuta sensasi rasa di indera bauku, merasuki otakku, dan mendiami alam bawah sadarku. "Terima kasih atas kunjungannya, silakan datang lagi." hari ketiga kucoba berhenti dipecundangi amukan grogi walau yang kudapati hanya selarik senyum basabasi.  Barangkali yang kemarin ada juga artinya bagimu yang biasanya hanya singgah di kafe kami hari Sabtu, hari Minggu ini kau datang lagi dan tentu saja sendiri seperti biasa. "Sanger panas, kan?" tanyaku sok akrab dengan senyuman khas pramusaji.  "Ah, ya!" wajahmu sedikit kaget. Dengan spontan kau membetulkan letak kacamata yang bertengger di hidung bangirmu. Memperhatikanku sekilas dan duduk di bangku biasa dengan wajah bergurat tanya. Aku sedikit menyesal menyapamu dengan cara itu. Aku khawatir mengganggu privasimu sebagai pelanggan dan tentu saja aku mulai cemas kalau tiba-tiba esok kau enggan singgah...

DOMPET HITAM, JILBABER, DAN MUSALA KAMPUS

“Kak!” sebuah suara yang entah milik siapa, “Kak, ada ngeliat dompet hitam, nggak?” Sadar pertanyaan itu ditujukan padaku, aku mencoba menghentikan langkah sejenak dan mulai menolehkan wajah ke belakang. Hanya memutar separuh badan, sebab aku musti gegas menuju masjid, kajian sekaligus rapat sore itu hampir dimulai. Kuamati sebentar sosok anak lelaki di belakangku. Seorang mahasiswa, memakai  kemeja dan jeans hitam, ransel, sepatu kets putih dengan motif garis coklat di sampingnya. Jerawatan, tipikal kulit berminyak, lengkap dengan rona memelas menghias wajahnya. “Maaf, nggak ada,” jawabku sekenanya sambil mulai mengambil aba-aba untuk mulai melangkah lagi. Matahari sepenggalah. Siang di bulan Juli itu cukup terik, jalanan di samping Lapangan Tugu sepi sekali. Lain lagi kalau sudah sore, di sepanjang pinggiran Lapangan Tugu Darussalam, berderet gerobak-gerobak sorong aneka minuman dan makanan. Dari mulai cendol, air kelapa muda, es krim, siomay, bakso goreng, dan lain...

Biyya, Rumput Laut Kering dan Jihyeon

Bermula dari Jihyeon yang memberikan sebungkus seaweed hari itu, aku jadi tahu kalau Biyya loves seaweed that much ! Hahaha.... Selama enam bulan yang mengesankan Jihyeon akan menjadi tetangga kami. Kami menjadi keluarga angkatnya, dia anak gadis yang luwes dan mudah menyesuaikan diri. Tidak cerewet dalam semua hal, karena memang sudah menjadi tugasnya sebagai relawan di panti kami tercinta. Biyya dan Akib punya sudara angkat yang berbeda bahasa tapi aku benar-benar tak menyangka mereka begitu cepat dekat satu sama lain. Jihyeon bersaing dengan Biyya untuk bisa berbahasa Indonesia, Jihyeon memang punya selera humor yang baik, waktu dia bercerita tentang ide itu, kami tertawa bersamaan. Setiap hari dia akan mengecek kemampuan Biyya, melebihi dia atau tidak. Bayangkan, dari anak bayi pun tak mengapa, asalkan tujuan positif itu bisa dicapai. Salah satu poin yang kupelajari dari gadis Korea itu. Rumput laut itu yang selalu dipakai untuk membuat onigiri. Lebih popule...